BOGOR || TELIKSANDINEWS
– Sapi hasil peternakan Indonesia kembali menunjukkan potensi besar. Dalam Kontes Sapi Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sapi kelas ekstrem ditargetkan mampu mencapai bobot hingga 1,5 ton.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut capaian tersebut bukan sekadar soal ukuran tubuh sapi, tetapi juga menjadi gambaran perkembangan peternakan dan kualitas bibit ternak di Indonesia.
Dalam kontes yang digelar Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) tersebut, sapi terberat dari kelas ekstrem yang pernah tercatat di Wonosobo memiliki bobot 1.405 kilogram. Angka itu dinilai sudah mendekati rekor dunia sekitar 1,5 ton.
Muzani berharap kontes di Bogor dapat melahirkan sapi dengan bobot lebih dari 1.405 kilogram sehingga mampu mencatat rekor baru.
Ajang tersebut juga menjadi pertemuan peternak dari berbagai daerah. Sebanyak 14 kategori dipertandingkan dan peserta datang dari sejumlah wilayah Indonesia.
Menurut Muzani, kemampuan peternak menghasilkan sapi berbobot besar patut diapresiasi karena menunjukkan adanya potensi pengembangan peternakan nasional. Ia juga mengaitkan perkembangan tersebut dengan upaya pemerintah mencapai swasembada pangan, khususnya daging.
APPSI sendiri mendorong peternak untuk terus melakukan inovasi, termasuk melalui persilangan jenis sapi serta pengembangan bibit unggul.
Jika target bobot 1,5 ton dapat tercapai, capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan dalam sebuah kontes. Lebih jauh, keberhasilan itu dapat menjadi gambaran bahwa peternakan rakyat Indonesia memiliki peluang untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak nasional.
(Red).
