Harga Bahan Pokok Jawa Timur Hari Ini: Cabai Rawit Masih Jadi Perhatian

SURABAYA || TELIKSANDINEWS
– Pergerakan harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian masyarakat Jawa Timur. Data harga konsumen yang dihimpun Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur pada Minggu, 4 Oktober 2026, menunjukkan harga sejumlah komoditas berada pada level yang cukup tinggi.

Komoditas yang paling mencolok adalah cabai rawit merah. Harga rata-ratanya tercatat mencapai Rp68.505 per kilogram.

Sementara cabai merah keriting berada di angka Rp43.448 per kilogram dan cabai merah besar sekitar Rp33.846 per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok utama, harga beras premium tercatat Rp15.084 per kilogram, sedangkan beras medium berada di kisaran Rp13.023 per kilogram.

Harga gula kristal putih juga tercatat Rp17.313 per kilogram. Adapun minyak goreng curah berada di angka Rp20.527 per kilogram.

Pada komoditas protein hewani, harga daging sapi paha belakang rata-rata mencapai Rp132.809 per kilogram. Daging ayam ras berada di kisaran Rp38.773 per kilogram, sementara telur ayam ras tercatat Rp24.705 per kilogram.

Harga bawang merah berada pada level Rp26.684 per kilogram dan bawang putih Rp28.856 per kilogram.

Di sisi lain, masyarakat yang menggunakan MinyaKita masih mendapatkan harga rata-rata sekitar Rp15.947 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana berada di kisaran Rp18.810 per liter, sedangkan kemasan premium mencapai Rp22.011 per liter.

Data tersebut merupakan harga rata-rata tingkat provinsi. Harga yang ditemui masyarakat di pasar dapat berbeda, karena dipengaruhi lokasi, pasokan, distribusi serta kondisi masing-masing pasar.

Pergerakan harga bahan pangan menjadi penting untuk diperhatikan karena perubahan harga komoditas, khususnya cabai, beras, minyak goreng dan protein hewani, dapat langsung memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Dengan demikian, pemantauan harga dan ketersediaan pasokan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat Jawa Timur.
(Red).