Flu Ringan Tak Selalu Butuh Obat Antivirus, Kemenkes Ingatkan Warga Tak Sembarangan Minum Obat

JAKARTA || TELIKSANDINEWS
– Batuk, pilek dan gejala flu sering kali membuat orang buru-buru mencari obat. Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa influenza ringan pada umumnya dapat pulih dengan sendirinya tanpa membutuhkan pengobatan medis yang kompleks.

Kemenkes menyebut sebagian besar kasus influenza merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri. Karena itu, obat antivirus tidak diperuntukkan bagi seluruh penderita flu, melainkan diprioritaskan untuk pasien dengan kondisi berat atau kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi.

Salah satu obat yang menjadi perhatian adalah Oseltamivir. Kemenkes menegaskan obat tersebut bukan untuk dikonsumsi secara bebas sebagai langkah berjaga-jaga.

Pada kondisi ringan, manfaat penggunaan antivirus dinilai kecil. Sebaliknya, penggunaan tanpa indikasi medis dapat menimbulkan efek samping. Karena itu, keputusan penggunaan obat antivirus sebaiknya berdasarkan pemeriksaan dan pertimbangan tenaga medis.

Untuk anak yang sedang mengalami batuk dan pilek, perhatian orang tua menjadi sangat penting. Selain memberikan waktu istirahat yang cukup, anak yang sedang sakit sebaiknya tidak beraktivitas di sekolah untuk sementara waktu guna mengurangi risiko menularkan penyakit kepada teman-temannya.

Pencegahan juga dapat dilakukan dengan langkah sederhana. Peralatan makan penderita sebaiknya tidak digunakan bersama, sementara etika batuk perlu diterapkan dengan menutup mulut dan hidung menggunakan siku bagian dalam.

Kemenkes juga mendorong masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Vaksinasi influenza tahunan juga menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dipertimbangkan, mulai usia enam bulan hingga dewasa.

Dengan demikian, flu tidak selalu berarti harus mengonsumsi obat antivirus. Mengenali tingkat keparahan gejala dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah yang lebih tepat daripada membeli obat secara mandiri.

Terlebih di tengah meningkatnya aktivitas influenza, masyarakat perlu tetap waspada tanpa terjebak kepanikan maupun penggunaan obat yang tidak sesuai kebutuhan.
(Red).